Postingan

Perlukah PLTN di Indonesia

PERLUKAH PLTN DI INDONESIA? Oleh : M. Anwar Siregar Penerapan PLTN (pembangkit listrik tenaga nuklir) di Indonesia tidak berarti pilihan yang tidak berisiko dan tanpa reaksi dari masyarakat Indonesia, ada kendala atau perlawanan politik karena menyangkut kemampuan SDM dan dampaknya terhadap lapisan bumi dan lingkungan. Sebab lainnya, sejak dibangun pertama kali hingga sekarang belum satupun Negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat mampu dan menemukan cara paling aman, baik dalam pengoperasian maupun penanganan sampah limbah nuklir, terutama untuk menempatkan pada tempat yang aman. Khususnya bagi Indonesia, masih memerlukan pemikiran lebih tajam lagi karena memperhitungkan kondisi geologi wilayah Indonesia dengan melakukan perbandingan yang telah terjadi di Jepang akibat gempa tektonik dengan tsunami dahsyat berkekuatan 8,9 skala Richter (11/3/2011) yang meretakan konstruksi satu reaktor nuklir dan meledakan tiga reaktor sehingga menimbulkan kebakaran dalam kondisi peringat...

Bumi Semakin Panas dan Tercemar : Geologi Lingkungan

BUMI SEMAKIN PANAS DAN TERCEMAR Oleh M. Anwar Siregar Semenjak revolusi pertanian dan menyusul revolusi industri mulailah kegiatan manusia menggunankan teknologi untuk mengubah alam yang beraneka ragam menjadi lingkungan alam yang menjurus ke seragaman. Diiringin dengan terjadinya ledakan penduduk dan dengan dikembangkannya teknologi yang mempermudahkan manusia mengeksplorasi SDA, masuklah unsur yang mengubah pola hidup yang serba selaras dengan lingkungan, dan muncullah krisis lingkungan. Kemajuan teknologi industri yang banyak menggunakan zat-zat kimia yang bertebaran atau meracuni ruang angkasa menyebabkan semakin kondisi atmosfer Bumi yang semakin panas dari kondisi iklim 20 tahun yang lalu. Polutan yang ditimbulkan industri transportasi telah meningkatkan suhu Bumi rata-rata diatas 370C. PENIPISAN LAPISAN OZON DI KUTUB SELATAN Penipisan lapisan-lapisan ozon kini telah berlangsung lebih cepat dari perkiraan teori-teori yang telah diajukan ilmuwan lingkungan dan kebum...

SDM GEOLOGI DALAM MENGELOLA SDA : Geologi Society

Gambar
SDM GEOLOGI DALAM MENGELOLA SDA Oleh : M. Anwar Siregar Peningkatan sumber daya manusia (SDM) bukanlah suatu pekerjaan yang ringan dalam mempercepat kemajuan bangsa dalam era globalisasi ini. Sebab, upaya untuk meningkatkan kualitas SDM banyak dimensi yang harus dirangkum dalam meningkatkan kualitas jati diri bangsa. Karena untuk menciptakan SDM yang berkualitas di Indonesia menjadi sangat kompleks sekali, diperlukan etos kerja keras, etika moral dan visi negara serta tatanan kehidupan dan bernegara melalui pendidikan dari dasar hingga perguruan tinggi dan terutama kemampuan Pemerintah menyediakan kebutuhan hidup bagi masyarakat yaitu kebutuhan ekonomi, sandang-pangan dan pendidikan-kesehatan. Implikasi peningkatan dan kualitas SDM terutama bidang geologi bagi Indonesia sebagai negara berkembang yang sedang membangun disegala bidang ini maknanya sangat luas, terangkai, yang memiliki arti yang sangat beragam dan kadangkala muncul perlawanan dari keadaan/kondisi dari ma...

Ironi Panas Bumi di Negeri Gunung Api : Geologi Recources

IRONI PANAS BUMI DI NEGERI GUNUNG API Oleh M. Anwar Siregar Sepanjang sejarah kehidupan manusia di Bumi, pertumbuhan penduduk dan perkembangan teknologi telah dituntutnya persediaan energi. Untuk memenuhi kebutuhan energi maka diperlukan eksploitasi dan eksplorasi energi yang terus menerus. Energi panas bumi adalah solusi yang tepat dalam mengatasi krisis energi listrik di Indonesia dan momentum untuk penghematan pengeluaran negara serta menekan menaikkan tarif dasar listrik. NEGERI GUNUNG API Potensi panas bumi Indonesia ada dikarenakan posisi Kepulauan Indonesia yang terletak pada pertemuan tiga lempeng besar, yaitu lempeng Hindia Australia, Eurasia, dan Pasifik, menjadikan Indonesia memiliki tatanan tektonik yang kompleks. Subduksi antar lempeng benua dan samudra menghasilkan suatu proses peleburan magma dalam bentuk partial melting batuan mantel dan magma mengalami diferensiasi pada saat perjalanan ke permukaan. Proses tersebut membentuk kantong-kantong magma berkompos...

Tentang Gempa Tsunamis Jepang : Geologi Gempa

Gambar
Tentang Gempa Tsunami Jepang Oleh M. Anwar Siregar Jepang mengalami 20 persen gempa bumi terbesar di dunia karena terbentuk pada paparan pinggiran lempeng benua Bumi merupakan bola besar dengan garis tengah lebih kurang 12.740 km, lapisan kerak bumi yang berupa lempeng-lempeng bergerak merayap dengan kecepatan orde sentimeter per tahun. Le Pichon membagi tataan geologis lempeng dunia menjadi 6 lempeng, antara lain Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, Lempeng Antartika, Lempeng Pasifik, Lempeng Afrika dan Lempeng Amerika. Sebagian lempengan itu bergeser membawa dasar samudera dan sebagian lempeng membawa lempeng benua. Lempeng Australia dan Lempeng Pasifik merupakan jenis lempeng samudera dan bersifat lentur dan pergerakan paling aktif diantara lempeng besar yang ada di permukaan bumi. Sedangkan Lempeng Eurasia berjenis Lempeng Benua, bersifat rigid atau kaku, dan bergerak lambat. Pergerakan lempeng itulah yang menyebabkan sering terjadinya gempa di Jepang dan Indonesia. ...