Postingan

Evolusi Sinabung : Geologi Disaster :

Gambar
EVOLUSI ERUPSI SINABUNG Oleh M. Anwar Siregar Belajar dari rangkaian bencana alam geologis di Indonesia merupakan suatu kebutuhan yang sangat muklat untuk kita jadikan landasan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, kerena bencana alam di Indonesia merupakan bagian dari risiko yang harus ditanggung, karena Indonesia menjadi tempat berintraksinya tiga lempeng berukuran benua, yaitu Lempeng Hindia-Australia, Lempeng Pasifik dan Lempeng Eurasia, serta terdapat 214 gunung api yang menbentang di wilayah Republik Indonesia, dan semua lempeng ini telah mengubah deformasi fisik suatu ruang permukaan bumi. Seperti kita telah ketahui, ruang tempat manusia beraktivitas adalah suatu sumber daya yang paling berisiko mengalami bencana lingkungan. Karena itu, jika tak ada pengaturan tata ruang maka akan terjadi apa yang disebut tragedy of common . Contoh yang paling aktual dan tak terlupakan masyarakat pada tiap negara yang rawan bencana alam dan mengalami bencana tragedi of common...

Kenal Geologi via Toba

Gambar
Mengenali Geologi Dunia Lewat Danau Toba Letusan Toba sekitar 74.000 tahun lalu telah menjadi semacam simbol dunia untuk peristiwa erupsi supervolcano Danau Toba. ( Thinkstock ) Sekitar 200 peserta, Jumat (11/4), memenuhi Auditorium Museum Geologi, Bandung, Jawa Barat, untuk mengikuti diskusi dan bedah buku Seri Ekspedisi Cincin Api Kompas. Buku berjudul Toba Mengubah Dunia itu ditulis oleh Tim Ekspedisi Cincin Api Kompas segmen Toba, yakni Ahmad Arif, Amir Sodikin, Indira Permanasari, dan M Hilmi Faiq. Diskusi dan bedah buku tersebut menghadirkan sejumlah pembicara, yaitu Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Dr Surono, Peneliti Museum Geologi Bandung Dr Indyo Pratomo, dan Ahmad Arif sebagai salah seorang penulis buku. Kegiatan itu diorganisasi para mahasiswa di Bandung yang bergabung dalam komunitas media sosial Twitter dengan akun @komunitaskampus serta terselenggara dengan dukungan Museum Geologi Bandung dan Penerbit Buku Kompas...

Renungan Bencana Geologi Mitigasi

RENUNGAN BENCANA AKHIR TAHUN DI INDONESIA Oleh M. Anwar Siregar Ada dua bencana yang sangat merugikan kondisi ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2015, yaitu bencana kabut asap selama enam bulan dan bencana banjir. Dua bencana ekologis itu kadang disertai juga bencana geologis, dengan tingkat kerugian cukup besar yaitu gerakan tanah atau longsor dan gempa bumi selama tahun 2015 mencapai 10 triliun rupiah. Bencana banjir yang melanda Aceh, Bandung, Jakarta, Medan, dan bencana longsor di Sumatera Utara adalah gambaran sebuah tragedi ekologi hijau dan sumber daya ruang yang seharusnya tidak berulang setiap tahun. Introspeksi tata ruang, etika dan kebijakan dalam mengendalikan berbagai musibah bencana di Indonesia dan dunia perlu dibumikan dengan mengurangi bencana kekerasan yang biasanya melalui teror, radikalisme dan rasisme. Indonesia dan dunia perlu restorasi lingkungan yang lebih humanis. Bencana Dunia Indonesia memang saat ini perlu merenungkan...

Kutukan Kota Metropolitan

TAJUK PALUEMAS GEOLOG 6 KUTUKAN BANJIR KOTA METROPOLITAN Beberapa kota di Indonesia sering mengalami banjir tahunan dampak dari kerusakan dan tidak berfungsinya tata ruang yang telah di susun, menimbulkan banyak kawasan kumuh, ruang-ruang terbuka hijau telah mengalami pengurangan dan mengurangi dampak fungsi utamanya yaitu meresapkan air dan menjaga keseimbangan alam lingkungan. Laju pesat pembangunan fisik di kota besar di Indonesia salah satu yang memungkinkan terjadinya kerusakan lingkungan, imbas dari pencaplokan ruang hijau terbukan dan laju populasi manusia juga turut membuka peluang dalam pengurangan RTH serta urbanisasi yang terus meningkat sehingga kehidupan di perkotaan menjadi padat, JAKARTA Ibukota J akarta dalam beberapa hari ini terus mengalami hujan sehingga beberapa wilayahnya mengalami banjir. Jakarta tidak perlu menunggu tetangga seperti kota Bogor, Bekasi dan Tangeran untuk memperbaiki kondisi tutupan lahan yang telah mengalami perubahan peruntukan di ...