Postingan

GEMPA MEGATHRUST NEPAL, BERIKUTNYA KEMANA? : Geologi Gempa

Gambar
GEMPA MEGATHRUST NEPAL, BERIKUTNYA KEMANA? Oleh : M. Anwar Siregar   Setelah hampir 10 tahun gempa Kahsmir-Pakistan dengan magnitudo gempa mencapai 7.8 Skala Richter, terjadi lagi gempa di kaki Himalaya, kali ini yang mendapat hantaman gempa di wilayah Nepal, kekuatan mencapai 7.9 SR. Kekuatan terasa sampai ke India Utara dan Tibet yang masih berada dalam cengkeraman kaki pegunungan Himalaya. Gempa sekarang ini, terjadi di wilayah Pokhara dengan kedalaman 31 km dengan jarak gelombang sesimik ke wilayah Kathmandu mencapai 50 mil, sehingga guncangan yang diakibatkan dapat merusak bangunan gedung yang tidak dirancang berketahanan gempa seperti yang ada negara tangguh gempa seperti Jepang. Wilayah gempa megathrust Himalaya meliputi areal yang sangat luas, dan kadang mendesak wilayah zona patahan gempa di negara rawan gempa seperti Tiongkok, Burma atau pun wilayah diperbatasan lempeng Eurasia dengan Indo-Australia. Gempa megathrust Asia merupakan wilayah paling rawan...

DEMAM BATU MULIA

Gambar
DEMAM BATU MULIA Oleh M. Anwar Siregar Batu mulia adalah segala jenis batuan, mineral dan bahan alam lainnya termasuk beberapa jenis bahan organik. Batu mulia lebih dikenal dengan batu permata adalah semua jenis batu-batuan yang memiliki nilai tinggi dan berharga mahal. Batu permata memiliki unsur terkandung tersendiri bagi para kolektor atau para hobyist, diyakini memiliki nilai magis yang pemakiannya sangat subjektif. Batu mulia setelah diproses dengan sentuhan teknologi akan memiliki keindahan yang mengagumkan untuk dijadikan batu permata. Seperti halnya istilah diamond yang mencakup intan sebagai bahan mentah dan berlian setelah intan diproses menjadi batu permata, maka pengertian batu mulia yang bahasa inggrisnya gemstone mencakup segala bahan mentah yang dapat diproses menjadi batu permata. Sumber Illustrasi : http://analisadaily.com/opini/news/demam-batu-mulia/103858/2015/01/31 Ada tiga sifat utama yang dimiliki oleh batu permata yang berkualitas tinggi a...

IRONI PEMIMPIN NEGERI KABUT ASAP

Gambar
Sumber Ilustrasi :http://analisadaily.com/opini/news/ironi-pemimpin-negeri-kabut-asap/112187/2015/02/28 IRONI PEMIMPIN NEGERI KABUT ASAP Oleh M. Anwar Siregar Petaka kabut asap berulang kembali, 100 hektar lahan terbakar lagi di Riau awal tahun ini dan pembelajaran kabut asap ternyata manis di bibir, ucapan para pemimpin yang seringkali menyebutkan kata-kata ”kabut asap ini yang jangan berulang kembali”, atau kejadian bencana kabut asap harus diambil hikmahnya agar tidak berdampak lebih luas, dan sejumlah kata-kata manis dari para pemimpin di Propinsi kabut asap seperti Kaltim, Kalteng, Jambi, Sumsel dan Riau sebagai pemimpin pembakaran kabut asap, tidak mengherankan bencana kabut ini sebenarnya lebih difokuskan pada “fundamental” yang lembek, karena semua Propinsi tersebut sangat kaya dengan sumber daya alam dan bersentuhan langsung dengan berbagai aspek ekonomi yang ada di kawasan hutan sebagai sumber peningkatan taraf hidup ekonomi dan kehidupan bagi semua makhluk di muk...

RUANG ANGKASA, TEMPAT PENIMBUN SAMPAH TEKNOLOGI : Geologi Disaster

RUANG ANGKASA, TEMPAT PENIMBUN SAMPAH TEKNOLOGI Oleh : M. Anwar Siregar Sampah ternyata bukan saja ada di Bumi, yang selama ini menjadi masalah manusia terhadap lingkungan, kerena terbatasnya lahan untuk lokasi pembuangan/penimbunan sampah, seperti pembuangan sampah nuklir, yang dilakukan Perancis dengan membawa sampahnya ke Negara Pasifik. Selanjutnya di Jepang di daur ulang, yang banyak mengundang protes warga Jepang. Bukan itu saja, di Jakarta, masalah yang dihadapi bukan masalah limbah nuklir melainkan bagaimana mencari lokasi tempat pembuangan barang besi rongsokan becak hasil razia yang dilakukan oleh Dinas Keamanan dan Ketertiban DKI, yang dampaknya banyak mendapat kritikan pedas. Penyebabnya barang rongsokan tersebut dibuang ke laut, tentu saja reaksi dri berbagai pakar lingkungan terutama ahli ekologi kelautan. Masalah tentang sampah bukan saja terbatas pada Bumi, tetapi juga kini melanda ruang angkas. Ini dapat dibuktikan dengan adanya perlombaan pembuatan satelit...

PENTINGNYA DATA BG, BIG DAN BMKG SEGALA INVESTASI

PENTINGNYA DATA BG, BIG DAN BMKG SEGALA INVESTASI Oleh M. Anwar Siregar Pembangunan saat ini sepertinya tidak membutukan data valid dari berbagai penelitian dan pengamatan gejala bumi, peramalan cuaca dan iklim atmosfir, sehingga banyak masyarakat seenaknya menerobos konsesi yang sudah diidentifikasi sebagai daerah rawan bencana masih tetap nekad dan keras kepala untuk membangun sebuah investasi demi sebuah keuntungan jangka pendek tanpa memperhitungkan kerusakan yang akan timbul dalam jangka panjang, berakibat lumpuhnya pergerakan ekonomi seperti kasus bencana banjir, pembakaran hutan mengakibatkan kabut asap, jarak pandang penerbangan semakin pendek dari efek polutan emisi di atmosfir. Masih banyak menganggap sepele data-data dari pihak berwenang dalam memberikan informasi ilmiah namun menimbulkan kerugian miliran rupiah serta sedikitnya kualitas sumber daya manusia yang menguasai berbagai informasi dalam data bidang ilmu kebumian, sudah saatnya...