Postingan

Mencegah Bencana Energi :Geologi Recources

MENCEGAH BENCANA ENERGI   Oleh M. Anwar Siregar Harga minyak bumi dunia masih tinggi hingga akhir tahun 2012, menembus  95 dollar US/barel, yang telah memberikan dampak besar bagi perekonomian Indonesia . Dampak ini telah kita lihat dengan meningkatnya antrian panjang di beberapa SPBU, bagian dari kelemahan kebijakan energi pemerintah yang belum juga mau membangun infrastruktur energi yang lebih baik dari yang ada sekarang. Infrastruktur energi dan diverifikasi serta konservasi energi baru terbarukan merupakan titik lemah bagian dari penyediaan sumber-sumber energi baru bagi kemaslahatan umat yang menjadi sorotan bagi keberlanjutan pembangunan sektor ekonomi energi dan merupakan bagian dari bom waktu jika tidak diupayakan pembangunan infrastruktur energi yang lebih baik. EFEK BENCANA Bayang-bayang kehancuran pondasi energi mulai terlihat kentara dari sejak orde reformasi dengan puncaknya adalah dengan lahirnya UU Migas tahun 2001 yang merupakan puncak awal ke...

Investasi Lahan Terabaikan : Geologi Mitigasi

PEMULIHAN LAHAN, INVESTASI TERABAIKAN Oleh M. Anwar Siregar Pentingnya dilakukan kajian lahan yang detail dan memiliki nilai investasi ekonomi bagi perencanaan tata ruang lahan untuk menghindari risiko kerugian yang ditimbulkan akibat bencana alam. Bahwa memahami keadaan lingkungan adalah faktor utama yang menentukan kerentanan terhadap bahaya alam dan pembangunan di masa mendatang. Kerusakan lingkungan akibat laju pembangunan fisik telah diakui sebagai salah satu dari faktor-faktor kunci yang berperan meningkatnya korban jiwa manusia, kerugian harta benda dan ekonomi yang ditimbulkan oleh bahaya dan merupakan kajian georisk. TERBATASNYA LAND RECOVERY Globalisasi industri telah membawa perkembangan sosial ekonomi maupun fisik pada tata ruang perkotaan dan antar wilayah di berbagai kota di Indonesia, konsumsi pertumbuhan kebutuhan primer dan sekunder t e lah membawa berbagai dampak bencana. Hal ini tercermin antara lain dengan semakin meningkatnya permintaan lahan untuk kaw...

Building Code Aceh-China :Geologi Mitigasi

Gambar
PEMBELAJARAN BUILDING CODE GEMPA ACEH-CHINA Oleh : M. Anwar Siregar                 Efek penjalaran seismik dari gerak lempeng bumi terus berdenyut untuk mencari keseimbangan maka akan ada pijakan batuan bergeser dengan terjadi lagi bencana gempa kembar di wilayah Tiongkok barat laut hari senin 22 Juli 2013, gempa berkekuatan 6.6 SR dan 5.6 SR dengan kedalaman yang sangat dangkal, semuanya di bawah 11 kilometer [versi USGS], sehingga bangunan diatas mudah mengalami distabilitas pondasi dan pilar konstruksi mengalami keretakan kekuatan, dan telah menewaskan lebih 73 orang dan melukai 600 orang lainnya [dari berbagai sumber]. GEMPA ACEH-CHINA Gempa kuat yang terjadi di Aceh Tengah menjelang ramadhan 03 Juli akibat pergeseran Sesar Sumatera pada segmen Aceh-Tripa yang membelah daratan tinggi Aceh bagian dari pergerakan Lempeng Eurasia sekitar 10-27 mm/tahun, bila diasumsikan bahwa Sesar Sumatera yang...

Ketahanan Gempa Aceh :Geologi Disaster

MEMBANGUN KAPASITAS DAN KETAHANAN GEMPA ACEH Oleh M. Anwar Siregar Dalam tahun 2013, Aceh mengalami gempa cukup kuat untuk sekian kali dan ini masih akan berlanjut serta terus mengalami bencana korban yang lebih besar, terlihat dari gambaran visualisasi media elektronik bahwa pembangunan prasarana fisik belum menunjukan standar building code dan masyarakat banyak belum memahami kondisi tempat mereka berpijak di daerah rawan bencana seperti gempa bumi, dan perlu sosialisasi lebih kontinu dalam membangun kapasitas dan ketangguhan bencana di Aceh. Salah satu saat ini yang harus menjadi pusat perhatian masyarakat dan pemerintah NAD adalah membangun ketahanan dan pengurangan resiko bencana. Fokus pembangunan sosial dalam membangun kapasitas merupakan bagian dari karakter pembentukan ketahanan bangsa yang harus merupakan bagian dari kerangka strategis untuk mengidentifikasi berbagai persoalan pembangunan bangsa terutama di Aceh dalam menghadapi berbagai musibah bencana sepe...

Non Fosil Terabaikan

POTENSI ENERGI NON FOSIL TERABAIKAN Oleh : M. Anwar Siregar Sepanjang sejarah, pertumbuhan penduduk dan perkembangan teknologi telah menuntut ditingkatkannya persediaan energi. Dewasa ini kebutuhan energi di Indonesia dari non fosil masih terkendala produksi massal dan pemakaiannya masih sangat terbatas. Pemakaian dan pemanfaatan keunggulan energi non fosil sangat dibutuhkan dalam mengurangi ketergantungan pada energi minyak dan gas bumi yang semakin menurun tingkat produksi dan cadangannya di Indonesia. Selain itu, kemampuan teknologi pemboran minyak di Indonesia masih menggunakan teknologi yang terbatas karena menyangkut kemampuan SDM yang ada juga masih terbatas sehingga kemampuan menemukan sumber minyak, dan gas bumi [migas] yang lebih besar dari yang ada sebelumnya juga semakin terbatas sehingga produksi minyak cenderung menurun dalam lima tahun terakhir, dan final sebagai negara pengimpor migas terbesar Asia Tenggara dengan kebutuhan pasokan BBM telah mencapai diatas 1,...

Pertambangan Hijau Berbasis Local Genius: Geologi Recources

Gambar
PERTAMBANGAN HIJAU BERBASIS LOCAL GENIUS Oleh M. Anwar Siregar Gambar : Dua wanita lokal sedang berdialog, menunjukkan wanita bisa kerja di "dunia laki-laki", dalam pertambangan emas di Batang Toru Tapanuli Selatan (Dok Foto Penulis, 2012) Sudah saatnya perusahaan pertambangan dan energi di Indonesia mengubah perilaku yang mementingkan bisnis semata dengan mengumandangkan konsep kualitas lingkungan hijau berkelanjutan, perilaku ekonomi berbasis dan budaya masyarakat setempat. PERMASALAHAN Peranan utama pertambangan dan energi di dalam pembangunan di Indonesia sangat penting, usaha yang ditujukan pada pengembangan dan penggunaan energi, bahan bakar fosil mendominasi kebutuhan energi di Indonesia telah mencapai 82 persen ke tahun 2009, jumlah kebutuhan BBM akan semakin meningkat tajam jika deregulasi energi alternatif dalam bentuk produk massal masih diabaikan maka pertumbuhan akan permintaan sumber daya energi terhadap maju pesatnya perkembangan in...

Musim Bakar Asap

MUSIM BAKAR HUTAN, MUSIM KABUT ASAP LAGI Oleh M. Anwar Siregar Musim kabut asap datang lagi, kebakaran yang lalu belum padam, datang lagi kebakaran di Sumatera dan Kalimantan disertai musim kemarau menyebabkan berkabut asap udara di negeri jiran Singapura, dan juga kawasan perbatasan Riau dengan Sumatera Utara. Polusi udara atau kabup asap merupakan masalah tetap di ratusan kota-kota besar dan bahkan hingga ke desa di daerah pendalaman terpencil diseluruh dunia. Polusi udara dan hujan asam telah merusak panenan dan hutan-hutan yang disebabkan oleh pembakaran hutan, batubara dan gembut yang mengandung belerang dalam konsentrasi tinggi yang menghasilkan hujan asam. Akibat pembakaran hutan menimbulkan kabut asap terbesar di Asia Tenggara telah memompakan 2 milyar ton unsur hidrokarbon ke dalam atmosfer turut mengubah iklim global, kandungan karbon dioksida terperangkap cukup panjang, menimbulkan ktidakpastian cuaca, terjadi efek musim hujan mendadak ke musim kemara...