Sepak Pojok Gibol 21 : Prediksi Juara Euro
PREDIKSI JUARA : PILIH SATU, TIGA ATAU EMPAT
Oleh M. Anwar Siregar
Banyak pilihan dalam kehidupan ini, banyak cara
untuk mencapai pilihan itu, banyak cara untuk menikmati raihan pilihan itu.
Dalam judul atas tulisan ini, angka-angka sangat penting bagi segala kehidupan.
Angka dapat menunjukkan identitas bagi seseorang, umur, nomor ID, nomor mobil
kesayangan, jumlah atribut juara dan gelar, posisi diri dalam suatu urutan
prestasi tertentu, kemampuan skill, kemampuan verbal dalam posisi tertentu,
urutan kemampuan jabatan, raihan lulus
testing dan raihan kegemilangan prestasi yang dalam jangka tertentu.
Angka memang sangat penting, dari angka anda dapat
menentu suatu target tertentu untuk menjadi bagian dalam kehidupan. Angka Jitu
adalah angka prediksi yang menggambarkan suatu analisis yang kadang meleset,
kadang tepat. Angka-angka banyak didalam statistik dan matematika. Anda suka
plajaran ini yang dianggap sebagian pelajar adalah monster bagi mereka dalam
meningkatkan raihan prestasi.
Angka pilihan dalm judul diatas adalah angka yang
menunjukan sejumlah raihan prestasi bagi tim tertentu dalam mengoptimalkan
kemampuan mereka untuk tampil diantara yang terbaik atau setidaknya tercatat
yang pernah muncul sebagai yang terbaik. Lantas kemana angka 2? Bukan kah angka
dua sangat penting? Apa angka 2 identik sebagai runner up dianggap tidak
terbaik? Angka 2 memang baik, Namun yang difokuskan adalah jumlah predikat juara
yang telah pernah mereka renggut.
Angka pilihan diatas adalah sesuai dengan tim-tim
yang lolos ke semifinal Euro. Angka tersebut menunjukkan identitas jumlah
perebutan gelar yang sudah mereka rebut yang untuk kesekian kali. Siapa yang
terbaik? Jika memilih angka satu maka cermin kuda-kuda hitam, jika memilih
angka 3 dan 4 cermin tim-tim juara berwajah lama.
AKU PILIH SATU
Dalam kampanye politik yang berwajah demokrasi,
selalu ada angka pilihan, Pilihan satu adalah untuk menjeblos mereka dan
bersiap merasa kegembiraan dan kesedihan. Namun dalam sepak bola dalam tulisan
ini, tidak membahas demokrasi angka dari para politikus yang banyak bermental
tikus, gambaran seperti ini bukan saja di Indonesia.
Dalam ajang EURO 2016, terdapat tiga tim yang
belum pernah merasakan nikmatnya angka 1. Kalau secara individu memang mereka
sudah merasakan berbagai gelar juara satu, namun merebut angka satu memang
sangat susah payah, tidak semua negara merasakan angka satu untuk tampil sebagai
kampiun.
Angka satu berlaku untuk Portugal, Wales dan
Islandia hingga tulisan ini dibuat 3-07, sedang mempersiapkan diri menghabisi
Prancis demi melanjutkan sensasi EURO sehingga EURO Prancis penuh sensasi warna-warni
kejutan, kesediahan dan tangisan kegembiraan dan sorak selebrasi yang unik. Dan
membuat para gibol terus melanjutkan begadang euro sampai suntuk.
BIRUNYA TIGA
Tiga adalah angka yang tersematkan bagi tim yang
berkostum biru dengan julukan cukup menakutkan Tim Ayam Jantan dan tim tuan
rumah, yang selalu anggun dengan sebutan Pangeran Biru dari Eropa, semoga keanggunan
dia itu benar-benar tercermin dengan kemampuan mereka untuk mencetak angka tiga
dalam sejarah perjalanan mereka dalam ajang EURO.
Tim ini sudah merasakan angka 2, jadi berikutnya
angka 3. Jalan terjal berliku ganda hingga penghabisan Euro butuh ketekunan
untuk menggapainya, langkah awal adalah singkirkan tim pilihan satu,
yang dikenal kumpulan kuda-kuda hitam nan ganas, Ayam Jantan vs Kuda Hitam?
Logikanya kuda yang seharus menang, karena dalam dunia hewan bertubuh besar, bernapas panjang dan senang
cekikikan yang menakutkan, tidak mengherankan beberapa polling mencatat,
masyarakat sudah siap menerima kejutan dari kuda hitam. Jadi sebutan ayam
jantan menjadi ayam sayur jangan sampai terjadi.
Semoga prediksi ini salah, yang benar ayam jantan
harus jantan dan banyak akal untuk mengatasi si kuda hitam. Hentikan sensasi
mereka, cukup Inggris di buat menangis, jangan lagi ada tangisan yang memilukan
apalagi sebagai tuan rumah. Prancis adalah calon kandidat juara namun jalan
sangat berliku untuk merebut angkat 3 karena harus melewati tim yang sudah
merasakan angka tiga yaitu Der Panzer.
Prancis di identik sebagai angka tiga karena sudah
pernah juara EURO dua kali sejak zaman Platini di era 1984 dan zaman Zidane dan
Deschamp di tahun 2000. Akankah Prancis merasakan lagi juara atau berikutnya
Prancis mengikuti jejak USA sebagai tuan rumah yang tumbang atas tamunya dan
mempersilahkan para tamu mengadakan pesta di rumah mereka? Bisa saja terjadi
dan bisa tidak terjadi, karena semua tidak ada yang abadi. namun demikian
prancis terlalu banyak kelemahannya dan ini sangat membahayakan bagi Prancis karena
yang dihadapi adalah tim pantang mundur, tidak menyerah dan bermain tanpa
beban.
MATANG 4
Kematangan adalah bukti begitu banyak pengalaman
hidup yang telah dilewati, adalah Jerman telah merasakan begitu banyak
pengalaman mengikuti berbagai turnamen bergengsi sepak bola, ajang EURO adalah
perhelatan yang kesekian kali mereka ikuti dalam belum pernah absen. Jerman
sudah mencatat diri sebagai tim terhebat dunia dengan berulang kali tampil
juara EURO dan Juara Piala Dunia.
Jerman di prediksi akan menjadi kampiun EURO 2016
jika mampu mengalahkan Prancis atau Islandia. Jerman sudah berhasil memutuskan
mitos kutukan tidak pernah menang atas Italia dalam berbagai turnamen besar
seperti sekelas EURO dan Piala Dunia, Jerman mampu membuat Italia kebalikan
merasakan kutukan kekalahan adu penalti.
Jerman mampu mengatasi Italia karena kemampuan
mereka memang sudah terasah, sejak tampil sebagai semifinalis Piala Dunia 2010
dan EURO pada tahun 2012, Jerman terus mempertahankan kemampuan para pemain
mereka hingga mereka gemilang diberbagai turnamen sekelas Piala Dunia dengan
tampil sebagai juara yang kali ke empat dengan salah satu prestasi spektakuler
adalah menghancurkan Tim Brazil dengan angka telah 7 : 1 sehingga Jerman dapat disebut tim yang terus
memobilisasikan talenta baru yang tak pernah berhenti.
EURO 2016 sangat berpotensi untuk menghasilkan
juara baru namun berwajah lama, Jerman adalah salah satu kandidat itu untuk
merasakan juara yang ke empat kali, bukan sebagai semifinalis dengan urutan ke
empat. Jerman harus belajar dari kesalahan yang telah diperbuat pada
pertandingan melawan Italia.
Kesalahan yang diperbuat adalah menekan rasa ego
antara pemain, terutama ujung tombak mereka jika berhadapan dengan Tim Kuda
Hitam dan Tim Tuan Rumah, kalau jerman ampou mengatasi Italia maka harus mampu
mengatasi kuda hitam dan ayam jantan. Der Panzer harus siapkan amunisi dan
brikade yang kuat dengan penuh tenaga.
Dan untuk itu perlu perbaikan mekanis di tubuh
mesin diesel yang terdapat pada seorang yang bernama Boateng karena Hummel kali
ini tidak bisa laik jalan karena mengalami akumulasi kartu kuning. Penggant
onderdil harus lebih segar, lebih kuat dan lebih matang guna mengamankan titel
keempat kalinya.
LAMA VS BARU
Lama telah menanti juara adalah sebuah perjalan
panjang bagi semua peserta yang lolos ke semifinal, namun yang paling lama
finis adalah tim-tim kuda hitam. Sedang yang baru adalah tim yang lama akan
tetap juara baru.
Matador memang telah pulang kampung, Jadi pada
EURO 2016 ini akan muncul juara baru yang berwajah lama atau juara baru yang
baru lahir. Tidak akan jauh dimata yang tetap juara adalah juara lama.
Selamat menikmati begadang euro sampai puas dan
meari baca berita selanjutnya menuju puncak kenikmatan berikutnya.
Komentar
Posting Komentar