Sepak Pojok Gibol 24 : King Euro Baru
PORTUGAL KING EURO BARU
Oleh M. Anwar Siregar
Selamat, untuk kata pertama yang harus diberikan
dulu kepada pemenang Juara Euro 2016, dan selamat lagi buat tuan rumah yang mampu
menjalankan amanat sebagai tuan rumah pesta bola Eropa yang mampu dilaksanakan
dengan sukses dan berhasil mengatasi segala rintangan padahal mereka belum lama
ini mengalami musibah teror kemanusiaan.
Sukses Prancis terasa belum lengkap namun sangat
bermakna luar biasa bagi Portugal dalam pesta bola EURO tahun ini, keberhasilan
Portugal mampu mengatasi Prancis dengan angka tipis dan menggagalkan keinginan
untuk menjalankan misi ganda sebagai tuan rumah yaitu menjalankan dua ganda sukses,
sukses sebagai tuan rumah dan sukses juga sebagai juara, luar biasa bagi Portugal
dan senang sekali BLOG INI terobati rasa kecewa karena tidak menyaksikan
Prancis juara karena prediksi saya tertebak jitu lagi.
Dan tidak ada keinginan untuk merekam pertandingan
di HP yang pintar maupun di Laptop untuk mengamati proses kemenangan Portugal
dan kegagalan Prancis, yang di semifinal mengalahkan Jerman, cukup berita
kemenangan melalui cuplikan News Actual di berbagai media elektronik.
JUARA BARU EURO
Kali ini juara Euro adalah wajah baru dengan juara
baru, Prancis yang mencoba tampil juara ke tigal kali ini gagal untuk pertama
kali sebagai tuan rumah, setiap perhelatan pesta bola Euro dan Dunia prancis
sering juara di kandang sendiri, namun adalah Portugal yang memecah telur
kemenangan dengan menjungkal Prancis di hadapan publiknya. Selamat buat
Portugal dan CR7.
Kekecewaan saya terobati, walau dalam edisi
sebelumnya tertulis si Kostum biru juara, kini saya baru sadar hanya berlaku
untuk pertandingan antara Jerman dan Prancis. Tidak demikian untuk pertandingan
Prancis vs Portugal. Kali ini saya sudah menduga bahwa kemenangan Prancis atas
Jerman karena lebih diuntungkan oleh wasit yang lebih banyak memihak tuan
rumah, jika tidak ada penalti Antoine Griezman tidak akan ada kemenangan dan suasana
pertandingan akan sangat berbeda.
Terlihat di Final, Prancis seperti banyak
menggunakan cara untuk mencegah Ronaldo mencetak gol, namun mereka lupa bahwa
Portugal hampir merata di berbagai lini. Dan apapun ceritanya, juara baru telah
muncul, dan juara muka baru telah lahir, dan juara diantara juara telah ada
lahir lagi dan kemungkinan juga muncul juara dunia baru, karena gambaran
seperti ini mengingatkan saya pada tradisi Spanyol ketika memulai juara Eropa
lalu juara dunia. dan proses panjang yang ditempuh untuk bisa menjadi juara
Eropa dan Juara Dunia.
Dan ini adalah peringatan bagi Jerman untuk
mewaspadai segala kemungkinan lepasnya gelar juara dunia jika sampai saat ini
belum menemukan sang kapten yang bisa memimpin rekan-rekannya dalam
pertandingan besar dua tahun lagi.
Rintisan Portugal hampir sama dengan Spanyol,
berulangkali lolos ke final akhirnya Portugal mampu merasakan keberuntungan
itu, dengan keberuntungan yang bermodal peringkat ketiga grup, Portugal
memanfaatkan keberuntungan untuk merekat kekuatan permainan seiring waktu dengan meningkatnya laju volume turnamen dan bersamaan semakin meningkatnya kekuatan Ronaldo hingga Portugal
mampu mengatasi Wales di semifinal.
Portugal menjadi kampiun Eropa karena memang
sangat susah dikalahkan, dan itu terlihat di babak penyisihan grup tidak
terkalahkan dan mampu mencetak seri namun tidak juga membekukan kemenangan, kecuali
jika perpanjangan waktu dan disini Portugal memiliki sebuah keberuntungan dan
hingga masuk final dan juara.
Juara Eropa untuk 2016 ini adalah juara baru
dengan muka baru, karena Portugal belum pernah Juara Eropa. Dan kemenangan ini,
Ronaldo masih lebih baik dibandingkan Lionel Messi yang gagal membawa Argentina
Juara Copa America Centenario 2016. Prestasi gemilang Ronaldo cs, dan sebuah
penambahan gelar bagi Ronaldo selain telah mengukir gelar di berbagai turnamen
antar klub dunia.
Kemenangan Portugal sekaligus juga menambah jumlah
negara untuk menjadi juara Eropa, dan dipastikan tradisi ini juga akan menambah
juara Piala Dunia. Dan kemenangan Portugal sekaligus membungkam mulut besar
seorang pelatih bernama Didier Descahmp yang banyak sesumbar dengan menyebut
Prancis adalah kandidat terbesar juara Euro setelah mengalahkan Jerman.
JUARA-JUARA EURO
Dengan bertambahnya negara yang menjadi juara EURO
2016, maka semakin terlihat gambaran persaingan dalam era piala dunia dua tahun
lagi di Rusia, dipastikan Portugal tidak akan berpuas diri dalam merebut piala
Dunia di tangan Jerman.
Piala Dunia 2018 yang akan diadakan di Rusia itu,
membutuhkan sebuah pertarungan yang seru, karena dipastikan beberapa negara
yang pernah juara EURO akan hadir di perhelatan piala dunia. Dan merupakan
tantangan bagi Jerman untuk tampil lebih hebat lagi agar piala tidak terbang.
Portugal bukan tim pertama yang pernah merasakan
keberuntungan lebih beruntung, Denmark adalah tim pertama yang saya ingat menjadi juara
Eropa melalui keberuntungan dengan mengganti Yugoslavia dan Portugal lolos ke
babak fase grup dengan peringkat ke tiga terbaik antar grup sehingga bisa lolos
ke fase gugur dan akhirnya juara. Lain cerita jika tim yang lolos adalah para
juara dan runner up grup dan andaikan jika delapan grup yang tersedia dalam
ajang EURO 2016, maka demikian Portugal tidak akan pernah juara jika kompetisi
EURO berisi 8 grup pada perhelatan tahun 2016.
Dibawah ini daftar juara Piala EURO yang pernah
merasakan nikmatnya puncak kenikmatan, kenikmatan yang hanya dapat dilakukan
bagi mereka yang merasa dirinya mampu memuaskan kenikmatannya.
2016, Portugal, Pertama kali
2012, 2008, 1964 Spanyol,
Tiga kali
2004 Yunani Pertama kali
2000, 1984 Prancis Dua kali
1996, 1980, 1972 Jerman Tiga kali
1992 Denmark Pertama kali
1988 Belanda Pertama kali
1976 Cekoslawakia Pertama kali
1968 Italia Pertama kali
1960 Uni
Soviet Pertama kali
SAMPAI JUMPA PD 2018
Jadi Piala Eropa 2016 telah menghasilkan tambahan
wajah baru juara, dan Portugal menjadi negara yang akan semakin disegani, namu
era itu tidak akan berlangsung lama jika calon penerus Ronaldo belum ada.
Piala Dunia (PD) berikutnya akan diadakan di
negeri Vladimir Putin, tahun 2018, dan dipastikan akan lebih seru dibandingkan
di Piala Dunia Brazil tahun 2014, siapa juara dunia berikutnya mari menunggu dua
tahun lagi, jaga stamina dan kesehatan, berhenti sebentar begadang.
Sampai ketemu di ajang Pesta gila bola Dunia di
Rusia tahun 2018.
Komentar
Posting Komentar