SDM Geologi : Geologi Society
GEOLOGI DI INDONESIA
Oleh : M. Anwar Siregar
Secara ringkas, tempat tinggal manusia ini
merupakan planet yang terus menerus an luarnya. berubah. Penelahaan planet Bumi
khususnya melalui ilmu yang disebut Pengetahuan Bumi.. Ilmu Pengetahuan Bumi
Dasar adalah geologi yang berasal dari kata Yunani, geo = bumi, dan logos =
pengetahuan. Jadi geologi mempelajari proses-proses yang berbeda tentang
terjadinya struktur batuan, ladsekap bumi, dan tentang komposisi Bumi pada saat
ini yaitu bagian dalam dan luarnya. Geologi juga menyusun kembali urutan
kejadian atau perubahan struktur Bumi zaman dahulu. Hal ini memungkinkan
terjadinya pengertian bukan saja tentang sejarah bumi itu sendiri, tetapi juga
tentang bentuk kehidupan yang berbeda yang pernah mendiami Bumi di zaman
dahulu.
Salah satu yang sangat aktual sekarang ini adalah
pengetahuan tentang informasi gempa bumi yang baru terjadi di Propinsi Bengkul,
Lampung atau juga diluar Negeri seperti Jepang, Turki dan Burma yang mengalami
goncangan gempa bumi, adalah merupakan salah satu pelajaran pengetahuan geologi
menyingkap fenomena alam yang banyak menelan korban. Untuk memberikan informasi
sedini mungkin diperlukan jumlah geologi yang cukup banyak. Sedangkan jumlah
geologist (ahli Bumi) di Indoenesia masih sedikit dari kebutuhan yang diperlukan.
Penyelidikan Geologi di Indonesia telah dimulai
sejak bangsa ini masih didalam cengkeraman penjajah Belanda. Salah satu ilmuwan
Belanda yang di kenal dalam membuat data-data geologi Nusantara keseluruhan
adalah R.W. van Bemmelen. Tulisan geologist Belanda ini banyak digunakan untuk
reference disertasi doctor oleh mahasiswa panca sarjana.
KEBUTUHAN SDM GEOLOGIST DI INDONESIA
Geologi merupakan disiplin ilmu yang masih baru di
Indonesia, tetapi telah berusia 53 tahun. Kurangnya informasi mengenai geologi
adalah penyebab dari sedikitnya jumlah ahli bumi yang ada di Indonesia, salah
satu contoh adalah sedikitnya mahasiswa yang diterima dalam pendaftaran atau
testing maupun yang lulus dari UMPTN/UMPTS setiap tahun ajaran baru pendidikan.
Bukan kurang gencar publikasi yang dilakukan tetapi pemahaman tentang geologi
itu yang belum dipahami oleh masyarakat awam terutama pelajar-pelajar baru
lulus dari studi akkhirnya.
Kebutuhan geologist di indonesia sangat diperlukan
dalam memberikan informasi-informasi geologi dalam pembangunan bangsa ini
kurang, siapa pun harus tahun, bahwa informasi-informasi geologi adalah dasar
atau ujung tombak dalam membangun suatu proyek-proyek raksasa seperti
bendungan, terowongan, jalan raya bawah tanah maupun dalam eksplorasi laut
dalam. Kebutuhan akan sarjana geologi ini semakin dibutuhkan pada era
globalisasi ketika AFTA dan APEC yang akan diberlakukan dalam waktu 3 atau 12
tahun lagi. Hal ini dikarenakan bangsa Indonesia masih memerlukan geologist
lebih kurang 10.000 sarjana, agar dapat mengolah sumber-sumber daya alam,
terutama mencari dan mengeksplorasi sumber-sumber energi baru. Energi
alternatif pengganti energi konvensional yang selama in i dipakai akan
kebutuhan energi di Indonesia yaitu bahan bakar fosil atau minyak dan gas bumi
yang jumlahnya terbatas dan tak dapat diperbaharui. Disamping itu juga
memberikan informasi-informasi tentang daerah kerentanan tanah atau oleh
masyarakat awam lebih mengenal dengan istilah longsoran atau erosi yang banyak
terjadi akhir-akhir ini. Bahaya gempa bumi dan letusan gunungapi ataupun bahaya
gelombang tsunami, dapat memberikan bantuan cepat jika terjadi bencana-bencana
yang dapat ditimbulkan baik yang bersifat alam(nature disaster) maupun akibat
kegiatan pembangunan seperti proyek-proyek sipil (man made disaster) harus
sudah diantisipasi untuk mengurangi jumlah korban yang jatuh disamping juga
mengurangi penderitaan lainnya baik dari segi material maupun moral.
Sangat ini, jumlah geologist yang ada di Indonesia
pada tahun 1996 adalah 2600 sarjana, dan umumnya bekerja pada sektor swasta 36
% (seperti pada perusahaan perminyakan/oil companies), BUMN 25 %, Departemen
Teknis seperti Departemen PU, Departemen Pertambangan dan Energi) 23 %,
Pendidikan (Dosen) 12 %, LITBANG seperti LIPI, BPPT 5 %.
Idealnya, jumlah geologist di Indonesia untuk
sampai tahun 2000 ini adalah 4500 orang, tetapi kenyataan masih kurang, yaitu
2800 sarjana dan ini masih belum semua mendapat pekerjaan yaitu sekitar 80
orang. Bukan karena kemampuan mereka tetapi formasi lowongan kerja yang
dibutuhkan kontrator Pertamina adalah yang berpengalaman kerja diatas lima
tahun, kalaupun ada sedikit umumnya masih pegawai dalam perusahaan yang
berpengalaman dan bukan tamatan perguruan tinggi bidang geologi yang tidak
menguasai istilah asing dalam ilmu geologi.
Jumlah perguruan tinggi (PT) yang membuka jurusan
geologi di Indonesia adalah sekitar 14 PT, dimana jumlah lulusan tiap PTS
maupun PTN bervariasi yaitu maksimal 25 alumni dan sebagian PT diatas belum
menghasilkan alumni, serta pada tiap tahun ajaran baru jumlah mahasiswa yang
masuk tidak melebih angka 80 orang dari kapasitas kursi yang disediakan dan
itupun banyak yang berhenti kuliah. Salah satu PTS di Sumatera dan di Medan
yang membuka jurusan Teknik Geologi adalah ITM dan telah menghasilkan alumni
lebih 100 sarjana.
Sedangkan luas daratan dan ditambahkan dengan
pengairan Nusantara tidak termasuk Timor Timur yang telah merdeka maka angka
jumlah geologist yang ada di tanah air masih kurang sudah termasuk geologist
dari Amerika Serikat, Perancis, Jerman, Jepang atau Philipina, yang terakhir
ini pernah mengagetkansunia internasional karena penemuan tambang emas atau
tembaga Busang di Kalimantan Timur yang jumlahnya hampir sama dengan tambang
yang ada di Papua. Luas seluruh wilayah Nusantara adalah 1,9 juta kilometer.
Menurut data IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia), daerah di Indonesia yang
telah dipetakan secara lengkap baru Pulau Jawa baik melalui teknik Penginderaan
Jarak Jauh (citra geologi foto), maupun data-data hasil eksplorasi MIGAS, dan
hasil penelitian pemetaan wilayah yang telah terpetakan sekitar 60 % dari luas
keseluruhan Nusantara. Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua belum
terpetakan secara lengkap karena jumlah PT yang membuka jurusan teknik geologi
ini kurang.
Kawasan Sumatera Utara dan Riau yang telah
terpetakan juga masih belum lengkap baik dalam peta detil maupun pengembangan
informasi lokasi daerah rawan kerentanan gerakan tanah belum diketahui banyak
oleh masyarakat secara luas.
INFORMASI GEOLOGI
Bencana alam gempa bumi yang terjadi di Propinsi
Bengkulu adalah salah satu kebutuhan yang diperlukan dalam bentuk informasi
yaitu berupa data posisi pusat gempa bumi yang terletak dijalur subduksi atau
zona penunjaman disebelah Barat Sumatera atau pada rangkaian belakang bususr
cekungan, dimana kepulauan Mentawai terletak pada sesar Sumatera yang memanjang
dan pergerakan lempeng India-Australia yang bergerak ke Utara dan mendekati
lempeng Benua Asia (Sumatera), pusat
kedalaman gempa bumi Bengkulu berada dalam kedalaman lautan sekitar 60
kilometer dari garis pantai maka terdapat kejadian aneh seperti arus laut
kadang-kadang membalik dan muncul binatang yang belum pernah diketahui asalnya
oleh nelayan.
Sedangkan di daratan terjadi suatu pergerakan yang
mengalami penguncian disebabkan disebelah Utara Sumatera (Aceh) terdapat daerah
batas pergerakan atau pusat patahan, selanjutnya sepanjang patahan Sumatera
terdapat daerah-daerah sesar lokal yang pergerakan ini kadang-kadang ke
Utara-Baratlaut ataupun Tenggara-Timurlaut. Diujung Pulau Sumatera terdapat Graben dan
punggung atau Tumor Gondosurian di Propinsi Sumatera Selatan. Maka arah sesar
umum dari patán Sumatera ini ada yang akan bergerak ke Utara Namur mengalami
penghambatan, sesar lain bergerak ke Baratdaya juga mengalami desakan dari
sesar lain saling bergerak walaupun kita tak merasakan dalam kehidupan
sehari-hari namun begitu akan dihasilkan tenaga berupa energi berwujud gempa
bumi.
Posisi Bengkulu yang berada di ujung Pulau
Sumatera bagian Baratdaya mengalami interaksi lempeng Sumatera dengan lempeng
India-Australia yang mendekati Pulau Sumatera karena didaratan juga mengalami
pergerakan sesar setiap tahunnya. Seperti telah diketahui arah datangnya gempa
berasal dari lautan Samudera India dan begitu tiba didaratan maka akan terjadi
akumulasi pengumpulan energi pada ruas yang terjepit kemudian dilepaskan secara
tiba-tiba.
Sedangkan posisi seismik Indonesia (Sumatera)
berada pada jalar pertemuan dua zona sirkum yang hiperlabil yaitu zona sirkum Pasifik
dan zona sirkum Mediteran yang menghasilkan sejumlah gempa bumi sekitar 10 % di
wilayah Indonesia.
EKSISTENSI INDUSTRI
Keberadaan (eksistensi) dan perkembangan atau
dengan perkataan lain kelangsungan hidup dari industri-industri logam dan bukan
logam/besi, industri-industri kimia dan bahan bakar, industri pertanian dan
sumber-sumber perekonomian nasional dari suatu negara bertumpuh pada persediaan
mineral atau barang tambang. Sedangkan geologi itu memberikan pengetahuan yang
dibutuhkan guna menemukan dan mengeksploitasi (mendayagunakan) sumber-sumber
mineral ini yang dibutuhkan dari data tersebut oleh pabrik-pabrik industri,
bahan bakar dan pertanian semua membutuhkan data informasi geologi agar
kelangsungan hidup industri tetap terjaga.
Dengan mempelajari struktur, komposisi dan sejarah
lapisan kulit bumi, para geologist (ahli bumi) berhasil menemukan tempat-tempat
dimuka bumi yang sebelumnya tidak diketahui masyarakat yang tidak mengenal bumi
secara khusus. Dimana kekayaan itu berupa hasil tambang yang mengantarkan suatu
negara bisa kaya raya dengan menemukan ”harta karun” yang terpendam didalam
perut bumi negara mereka. Maka
mereka akan menjadi negara yang makmur bila pengelolaan dilakukan secara modern
dan tak berlebihan. Maka hasil sumber daya alam ini dapat menghidupkan rakyat
secara maksimal.
Para geologist ini mengembangkan teknik-teknik
yang dapat digunakan untuk menemukan lokasi yang rawan bencana, data lokasi
yang cocok untuk perencanaan jalan bawah dan diatas permukaan, lokasi bangunan,
menggali untuk menemukan endapan mineral yang berharga dengan teknologi maupun
riset langsung dilapangan. Selanjutnya, keterangan yang ditemukan dilapangan
geologi sangat berguna untuk kepentingan negara terutama untuk industrinya agar
pemasukan bahan alam dapat dimanfaatkan untuk kelanjutan pembangunan, seperti
bangunan sipil, misalnya jembatan, terowongan jalan kereta api, bendungan air,
atau industri pesawat terbang dan kapal laut, dan lain sebagainya.
Dengan kata lain, geologi itu adalah dasar
informasi atau ujung tombak sebelum pelaksanaan pembangunan proyek-proyek apa
saja yang berlangsung dimuka bumi ini dan juga dasar informasi pencarian
sumber-sumber bahan galian yang ekonomis bagi devisa negara untuk kemakmuran
rakyat, asalkan dimanfaatkan tidak berlebihan atau melewati ambang batas
pengeksploitasian.
LINGKUP ILMU GEOLOGI MODERN
Geologi adalah suatu ilmu pengetahuan mengenai
Bumi. Namun Saat ini, istilah dari definisi geologi harus diperjelaskan karena
banyak disiplin ilmu yang mengkaji bumi di zaman Sekarang ini. Istilah tersebut
harus dispesifikasikan atau dengan kata lain harus diperinci bagian mana yang
harus dipelajari oleh disiplin ilmu geologi ini. Karena banyak ilmu-ilmu
pengetahuan (sains) lainnya mempelajari bumi dan penyelidikan dengan tugas dan
penelitian yang berbeda menurut kaitan ilmu masing-masing.
Gambar : Profil Bumi, kajian ilmu kebumian
terutama ilmu Geologi
Dalam cabang-cabang ilmu pengetahuan seperti
físika, kimia, dan biologi, berbagai hukum dan ketentuan (dalil) diperoleh atau
dibuat setelah terlebih melakukan percobaan seperti yang ada di laboratorium
untuk ilmu tersebut diatas. Penyebabnya, karena memerlukan lokasi yang
benar-benar sama dengan kondisi alam, misalnya menciptakan secara buatan
kondisi (suasana) berlangsungnya statu proses progenie yaitu proses yang
menyebabkan timbulnya rangkaian pegunungan estela melewati masa jutaan tahun
lamanya. Salah satunya laboratorium yang digunakan hádala alam disuatu daerah.
Geologi modern mempelajari riwayat Bumi dari
terbentuk sampai sekarang, baik kejadian-kejadian yang pernah berlangsung
dimuka bumi maupun juga akan berlangsung dimasa akan datang, seperti hukum
geologi bahwa kejadian-kejadian yang berlangsung dimasa lampau merupakan cermin
dimasa akan datang karena merupakan statu siklus yang berlangsung silih
berganti.
Perkehidupan yang pernah berlangsung dimuka
Bumi ini adalah merupakan kajian dari sejarah yang membentuk unit-unit kejadian
bumi untuk didefinisikan sesuai dengan cabang pengetahuan bumi dengan
spesifikasi yang terperinci yang berkaitan dengan proses-proses yang
berlangsung dipermukaan bumi, dari sifat física dan nimia, bentuk kehidupan,
bangun arsitektur bumi baik didalam maupun diluir, bencana-bencana yang pernah
berlangsung hingga sekarang, dan dibagi menjadi beberapa bagian dari cabang
pengetahuan geologi yang terpisah dua yaitu : Pertama. Dinamic geologic yaitu menerangkan sebab-sebab dan proses
perubahan geologis. Kedua, Historical
geology, yang menerangkan proses perubahan-perubahan pada lapisan kulit
(kerak) bumi dari masa ke masa dan hubungan antara perkembangan dunia organik
dan lapisan kerak bumi.
Geologi mempunyai beberapa sub cabang bagian ilmu
pengetahuan tentang bumi, yaitu ilmu
petrologi yang mempelajari sifat dan asal segala macam batuan didalam dan
dipermukaan bumi serta mengalami proses pelapukan. Ilmu Geologi
Struktur, mempelajari aturan bentuk batuan yang terjadi karena adanya
lekukan atau retakan. Mineral endapan yang menyebabkan terjadinya batuan dan
berharga dipelajari dalam ilmu
Mineralogi. Ilmu Stratigrafi mempelajari pengamatan
terhadap komposisi batuan dan tanah yang keras dalam susunan urutan lapisan
berlapis-lapis secara berututan diendapkan. Geomorfologi mempelajari segala bentuk tanah yang dipahat oleh
angin, air yang mengalir, dan hujan es dan salju. Palentologi mempelajari fosil tanaman dan hewan yang telah menjadi
jasak renik dan terkubur dibawah tanah dan juga tahap perkembangan kehidupan
masa lampau. Ilmu ini sangat penting dalam membahas usia bumi dan juga dapat
digunakan untuk pencarian SDA terutama minyak. Masih ada cabang ilmu geologi
yang berhubungan dengan sumber mineral seperti pengendapan butir halus sampai
kasar yang menyebar ke dasar laut, daratan rendah, gurun, danau, dikaki gunung
melalui proses jangka panjang dan kadang mengalami gangguan erosi, gempa bumi
dan endapan letusan gunungapi serta tektonik untuk melipatkannya,
membolak-balik akan dipelajari dalam ilmu
sedimentology.
Keahlian khusus untuk menunjang kemampuan keahlian
Mahasiswa Geologi oleh para ahli kebumian dimasukan beberapa cabang pengetahuan
yaitu : Ilmu Metode Geofisika untuk pencarian minyak, panas bumi, pertambangan
mineral-mineral dengan teknik eksplorasi seismik refleksi, seismik refraksi,
tahanan listrik, gravitasi, magnetomeri dan sistim logging dalam pemboran sumur
minyak, semua digunakan untuk pengetahuan bawah permukaan bumi yang diuraikan
melalui pengungkapan material berdasarkan hasil dan analisa logis yang
berlangsung dalm proses-proses geologi yang terjadi dimasa lalu dari sejarah
bumi. Dan juga dapat dimanfaatkan dalam pencarian bahan bakar minyak dan gas
bumi atau kajian geology petroleum.
Jebakan batuan yang berharga (ekonomis) bagi manusia (logam, batubara, bahan
bakar dan sebagainya) merupakan bahan pelajaran geologi ekonomi/Geologi endapan
mineral. Pencarian jebakan batuan berharga dan penambangannya disebut Geologi
Pertambangan.
Penelitian geologist turut mendukung dan
memperkaya cabang-cabang ilmu pengetahuan lainnya seperti Hydrogeology mempelajari bentuk air, yaitu danau, sungai, dan rawa-rawa
atau siklus air bawah permukaan bumi, Engineering
geology, para insinyur sipil harus tahu tentang mutu dan kekuatan bumi dan
batan yang mereka temukan dan digunakan dalam bangunan mereka harus mempelajari
geologi rekayasa (rekayasa bangunan sipil, terutama untuk kemampuan beban
material dan areal pondasi bangunan), Geotectonic
(pergerakan lempeng yang menyebabkan gempa bumi), geocrinology (urutan kejadian
perlapisan sejarah bumi), volcanology (tentang kegunungapian, baik aktif dan
tidak aktif beserta pembentukan dan unsur-unsur yang terkandung didalamnya)
serta timbul dan berkembangnya cabang geologi seperti Geokimia untuk analis unsur, komposisi dan reaksi serta penyebaran
dari batuan, mineral, tanah, udara, air Bumi dan zat kimia minyak, dan gas bumi,
geofisika untuk sifat-sifat fisika
bumi di abad sekarang. Semua ilmu ini sangat dibutuhkan Indonesia dalam
pembangunannya terutama dalam mencari sumber energi alternatif yang baru karena
kemampuan energi fosil semakain menipis dan terbatas. Pusat-pusat seismik yang
tesebar dipermukaan Bumi kemudian diinformasikan dengan sistim berupa
seismograf, maka ini termasuk dalam disiplin ilmu gempa bumi/Seismologi. Ingat, bumi Indonesia termasuk lokasi
bencana gempa paling rawan didunia.Geofisik
mempelajari bentuk fisik planet Bumi. Tanah sendiri termasuk dalam ilmu Pedologi. Memanfaatkan landsekap
tersebut untuk perencanaan tata ruang wilayah untuk lingkungan beserta analisa
dampak lingkungan dipelajari dalam Geologi
Tata Lingkungan atau Geologi Kwarter.
Atau yang aktualitas sekarang yaitu pemetaan geologi SDA suatu daerah,
pembuatan peta penentuan batas wilayah, kontinen teritorial laut dan SDAnya
dipelajari dalam Ilmu Topografi. Mahasiswa
geologi juga harus mempelajari kajian lapangan yang lebih tinggi mengenai kelautan
sampai garis pantai, eksplorasi kelautan, adalah kajian ilmu geologi kelautan, oseanografi serta hidrografi untuk berbagai
keadaan air laut dan pembuatannya baik diatas dasar laut maupun dibawah laut,
landas kontinen terutama kelanjutan alamiah dari dalam dan tepian kontinen.
Anda pasti sudah dengar klaim batas teritorial antara Indonesia dan Malaysia.
Lapangan yang erat hubunganya dengan geologi adalah Fisiografis (geografi fisis), yang mempelajari berbagai daerah,
ekologi, dan biogreografi yang mempelajari
hubungan kehidupan dengan lingkungannya didalamnya. Meteorologi adalah ilmu
tentang iklim dan astrogeologi
(astronomi keplanetan) adalah ilmu yang mempelajari sifat berbagai planet,
Bulan asteroid dan metorit. Dan semua ilmu geologi diatas adalah bagian tingkat
keahlian atas khusus.
PROFIL LAPANGAN KERJA
Dengan mengenal ilmu geologi, maka dapat diketahui
bahwa geologi berperan penting dalam mencari dan menunjang sumber devisa negara
atau juga akan menginformasikan daerah-daerah yang cocok untuk pembangunan dan
lingkungan hunian. Penataan tata ruang wilayah baik kota dan taman. Geologist
Indonesia mampu membantu Indonesia dalam mengatasi krisis ekonomi dengan
ditemukan SDA dengan bantuan informasi geologi, untuk itu diperlukan jumlah
geologist harus lebih banyak untuk menyingkap sumber-sumber yang dapat
menghasilkan devisa bagi negara seperti minyak dan gas bumi, timah, tembaga dan
lain. Karena itu, tidaklah mengherankan geologi itu sebagai dasar informasi
mengenai karakteristik suatu daerah untuk dilaksanakan pembangunannya.
Disini penulis informasikan bidang pekerjaan atau
berkarier bagi seorang geologist, dapat bekerja pada semua perusahaan yang
berhubungan dengan sumber daya alam (SDA) seperti perusahaan perminyakan,
pertambangan, panas bumi, kelautan baik dalam dan diluar negeri. Jawatan topografi di pemerintahan dan
angkatan darat, angkatan laut dan angkatan udara. Lembaga riset seperti BPPT,
LIPI, BMG, Puslibang Geologi (PSG), Dinas-dinas teknis pemerintahan seperti
Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertambangan dan
Energi, Dinas Tata Ruang dan Pemukiman, Dinas Perkebunan, Departemen ESDM,
Departemen Kehutanan dan Bappenas, Bappeda, Konsultasi SDA dan Pemetaan Tata
Ruang dan Konstruksi, Perusahaan Konstruksi Sipil untuk bidang geologi
rekayasa, wiraswasta pertambangan dan pemetaan kawasan terbatas, bisa menjadi
anggota Tim SAR untuk bencana, staf Pengajar dan Peneliti (Dosen) atau sebagai
penulis geologi bila anda mencintai pekerjaan dan lingkup ilmu pengetahuan
anda. Cukup untuk menjamin masa depan.
Dengan data jumlah geologist yamh masih 3000-an,
Indonesia sangat membutuhkan jumlah geologistyang sangat besar untuk memberikan
informasi pusat-pusat gempa bumi, mengolah SDA yang belum dieksplorasi dan
pemetaan kawasan geologi setiap daerah, pengembangan energi terbaruka sesuai
dengan karakteristik geologinya. Diperlu diingat, bahwa Nusantara ini dijadikan
pusat laboratorium alam oleh ilmuwan dunia untuk menyingkap tabir Bumi baik
dimasa lalu maupun di masa sekarang. Jadi jangan berdiam diri. Mari bangkit
bersama membangun negeri dari krisis ekonomi.
Artikel telah di Revisi.
Diterbitkan oleh Tabloid ”SAINTEK ITM” Tahun 1998 dan Surat Kabar Harian
”WASPADA” Medan tanggal 26 Oktober 2000.
Komentar
Posting Komentar